Buku Non Teknik
Kontribusi Pondok Pesantren Ihya Ulumiddin Dalam Pengembangan Peradaban Islam di Kabupaten Bantaeng
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pondok pesantren Ihya Ulumiddin
berdiri pada tanggal 23 Maret 1989, didirikan oleh H. Muhammad Arsyad Sunusi,
BA , H. Fatahuddin, BA, Sitti Johar, Sitti Haeriah dan Andi Bantung Langgara.
Tanah ini adalah tanah yang diwakafkan oleh H.Muhammad Aryad Sunusi,BA. Awal
pembangunan pondok pesantren Ihya Ulumiddin hanya ada dua bangunan yaitu
Masjid dan satu bangunan darurat yang dindingnya terbuat dari kayu sedangkan
atapnya dari pohon rumbia. Sistem kepondok pesantrenan Ihya Ulumiddin hanya
bertahan selama dua tahun, yaitu pada tahun 1989-1981, hal ini terjadi karena tidak
adanya Pembina dan sarana prasarananya sudah tidak memenuhi syarat. Upaya-upaya
pondok pesantren Ihya Ulumiddin terbagai menjadi dua yaitu dibidang internal dan
eksternal. Adapun upaya dibidang Internal yaitu sistem pengajaran, sumber daya
manusia (SDM), Tahfidz Al-Qur’an dan pembelajaran kitab kuning. Sedangkan di
bidang eksternal yaitu berdakwah, safari ramadhan, barazanji dan rebbana. Pengaruh
pondok pesantren Ihya Ulumiddin yaitu penyediaan layanan pendidikan Islam dan
pembinaan pendidikan Al-Qur’an.
Tidak tersedia versi lain