Buku Non Teknik
Pallipa Pute Dalam Mengembangkan Islam Di Desa Samaenre Kabupaten Pinrang Abad XVII-XVIII (Studi Biografis)
Hasil penelitian bahwa: 1).Pallipa Pute atau La Tola adalah tokoh
kelahiran Langnga, ayahnya bernama La Illeng. Pallipa Pute merupakan anak
ke empat dari tujuh bersaudara. Dijuluki Pallipa Pute karena kecintaannya
terhadap warna putih, dilihat dari cara ia berpakaian mulai dari baju, sarung,
dan sorban yang serba putih.2). Peran pallipa pute dalam menyebarkan Islam
melalui metode dakwah di mana pallipa pute memiliki pendekatan dakwah
yang khas dan berbeda dari yang lain. Karena keikhlasannya dalam membantu
masyarakat membuat masyarakat tertarik dan terinspirasi untuk datang
sendiri ke rumahnya guna berdiskusi mengenai persoalan keagamaan. 3).
Penyebaran Islam oleh Pallipa Pute berdampak pada pelaksanaan tradisi
maddoa dan kehidupan sosial masyarakat. Pelaksanaan tradisi Maddoa kini
dilakukan dengan zikkiri juma setiap hari Jumat acara tersebut. Sementara itu,
dalam kehidupan sosial, masyarakat mulai menjalankan ajaran Islam seperti
zakat dan sedekah sebagai wujud kepedulian dan tolong-menolong
antarwarga.
Tidak tersedia versi lain